Posted on

Tentang Galileo dan Pigarro

kalian pasti bingung dengan judul di atas, hmm, aku juga, tapi ini memang kisah yg menarik untuk di ceritakan. Seperti biasa, pada hari biasa, pagi yg biasa dan wajahku yg luar biasa, ceilah. .
Penjual tahu langganan ibuku yg tiap pagi selalu datang, walau kadang belinya pakai sistem “kredit lunak” atau istilah gobloknya “NGUTANG”
berbulan-bulan langganan tapi bahkan ibukku tidak tau siapa nama penjual tahu itu, apakah dia seorang mata-mata malaysia atau antek2 belanda? Ahh, gak penting. .

Rasanya pagi ini daun2 begitu hijau, angin begitu sejuk dan kepala terasa ringan, yapp, hari ini gue gajian, hmm, kebayang2 mau beli apa . .
Semenjak gue jomblo, gue selalu kesepian, gue pngen punya kesibukan. Akhirnya gue memutuskan buat beli peliharaan,

di depan stasiun ada penjual macam2 hewan peliharaan, tapi gue tertarik sama seekor hewan, dia seperti memanggil nama gue, matanya indah bgt. .
Gue merasa tertarik dgn dia, yapp, gue akhirnya beli hamster itu, cowok dan cewek, lengkap dgn kandang, dan makanannya, lumayan mahal, tp ak seneng bgt. .

Tiba di rumah, berbagai sindiran, cemooh.an gue dapet dari keluarga, mereka gak setuju kalo gue pelihara hamster, bikin kotor katanya, tp setelah gue kasih pengertian akhirnya mereka ngebolehin,
minggu demi minggu gue lewati, bersama pigarro (hamster cewek) dan Galileo (hamster cowok)

suatu malam, dingin bgt, sampai nusuk pantat gue, gue khawatir dgn keadaan hamster gue, terlebih Galileo, dia terlihat lemah akhir2 ini. .
Benar saja, saat gue cek keadaannya, ternyata Galileo sudah tergeletak tidak bernyawa . .
Gue gak tw apa penyebabnya, tp yg pasti dia meninggal karna sakit, hiks. .
T.T
selamat tinggal Galileo, semoga kamu tenang di alam sana,

Pigarro hanya diam saja di kandang, dia sudah jadi janda sekarang, kasian sekali. .
Jomblo, kayak gue, ahh lupain. .

Akhirnya gue bawa pigarro ke kuburannya Galileo, gak brapa lama gue di panggil nyokap gue buat nimba air di sumur, Pigarro gue tinggal aja di pekarangan rumah,

sekembalinya dari sana, Pigarro hilang, gue panik bgt. .
Kemana. . .kemana. . .kemana. . . *alaayutingting*
gue gak bisa mikir lagi, gue pasrah, gue gak mw kehilangan hamster gue lagi, 3 hari kemudian, saat gue hampir melupakan Pigarro, tetangga gue teriak2, katanya ada tikus hantu, warnanya putih, *mana ada?*
kupikir.pikir itu pasti Pigarro. .
Lalu ak cari di tempat penampakan itu. Alhamdulillah, ketemu, dia dalam keadaan kedinginan, kelaparan, kasian sekali,

aku bawa kerumah, dan kumasukkan ke kandangnya,
seneng bgt rasanya, hamster gue balik lagi, gue janji gak bakal ninggalin Pigarro sendirian lagi. .

*garing ya ceritanya?*

thanks udah mau baca, muahh. . .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s